Tampilkan postingan dengan label pengobatan alternatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengobatan alternatif. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Juli 2010

Pengobatan Penyakit AIDS

Buah pisang dimungkinkan menjadi kunci sukses penyembuhan terbaru kasus HIV-AIDS di dunia. Hasil tes laboratorium mengungkapkan, kandungan dalam buah pisang, BanLec berpotensi menjadi pengganti dua obat anti-HIV yang sebelumnya beredar.

Peneliti dari AS menemukan, lektin, senyawa kimia yang ditemukan dalam pisang mampu menghambat perkembangan infeksi HIV di tubuh dengan cara memblok masuknya virus. BanLec bereaksi dalam protein yang menghambat akses masuk material genetik HIV ke dalam tubuh.

Ketua Tim Peneliti, Michael Swanson dari University of Michigan mengatakan persoalan yang terjadi pada tehnik pengobatan penyakit HIV adalah membiarkan virus bermutasi dan menjadi kebal, tapi hal itu bakal sulit terjadi diawal pembentukan lektin.

“lektin dapat mengikat pada gula yang ditemukan pada beberapa tempat dari penyebaran HIV-1, dan sekiranya dapat bermutasi ganda pada virus yang tidak jauh dari lektin,” ungkapnya seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Riset yang diterbitkan jurnal Biological Chemistry ini juga mengungkapkan Banlec efektif diujikan dalam laboratorium sama seperti dua obat HIV sebelumnya seperti T-20 and maraviroc.Peneliti percaya, BanLec dapat digunakan sendiri tanpa harus diberikan bersama obat anti-HIV lain. Mereka juga optimis keberhasilan ini mampu menyelamatkan jutaan jiwa dari berbagai belahan dunia dari AIDS.

Dalam perkembangannya, guna mengatasi penyebaran infeksi HIV, para penderita umumnya diberikan satu pengobatan penyakit anti-HIV. Sebelumnya, setiap pasien diberikan 2.5 pil anti-HIV.Secara terpisah Professor David Marvovits dari University of Michigan Medical School berpendapat HIV masih bersarang di AS dan ledakan jumlah penderita HIV di negara-negara miskin menambah buruk persoalan. Pasalnya, para pengidap HIV merasakan penderitaan hebat dan harus membayar harga mahal untuk penderitaan tersebut.

Sumber : omjun.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Selasa, 08 September 2009

Memilih Tempat Pengobatan Alternatif

1. Pilih pengobatan yang sesuai dengan masalah.
Banyak diantara pengobat atau Klinik Kesehatan mengklain teknik pengobatan yang ia lakukan dapat menyembuhkan semua penyakit. Padahal tidak ada pengobatan alternative atau alami yang bisa mengobati semua penyakit sama baiknya. Jika dokter mempunyai spesialisasi, maka pengobatan tradisional pun demikian.

2. Pengobatan alamiah tidak sama dengan perdukunan
Beberapa jenis pengobatan alamiah mempunyai metode yang suda teruji sejak ribuan tahun lampau. Misalnya pengobatan tradisional China (chikung, akupuntur, chiropraktik) Lilin Terapi, ayurveda dan obat herbal.

Sebagian praktisi pengobatan alternatif mendapatkan ilmunya dari orangtua, magang pada ahlinya atau otodidak (termasuk diantaranya wangsit). Saat ini tak jarang ahli pengobatan alternatif memperoleh keahliannya melalui proses belajar di perguruan tinggi sebagaimana halnya dokter.

3. Alamiah tidak berarti bebas efek samping
Secara umum, efek samping yang ditimbulkan dari pengobatan alamiah tidak sebesar pengobatan konvensional. Meskipun demikian, pengobatan alamiah yang dilakukan secara gegabah juga bisa mengundang maut. Pengobatan dengan sengatan lebah yang efektif untuk mengobati beberapa jenis penyakit misalnya, bisa menjadi malapetaka jika pasien menderita alergi lebah.

4. Jangan mengharapkan hasil segera
Beberapa jenis herba seperti teh jahe atau bubur tepung garut (arrowroot) dapat segera bereaksi pada kasus akut seperti gangguan pencernaan atau demam. Chiropraktik dalam hitungan menit dapat mengobati pinggang yang sakit karena salah postur. Tapi kebanyakan herbal dan pengobatan alamiah lainnya tidak bekerja secara spontan seperti itu.

5. Sesuaikan pengobatan dengan gaya hidup Anda
Jika anggaran kesehatan Anda sekitar 10 rupiah, jangan sekali-kali memaksa untuk menggunakan jasa praktisi pengobatan yang meminta bayaran 20 rupiah. Apalagi jika obat yang diberikannya bisa membuat Anda berutang

6. Jangan sepelekan pola makan Anda
Makan makanan kesehatan yang bervariasi vitamin dan gizinya dapat mencegah berbagai penyakit. Berbagai penelitian membuktikan bahwa makan makanan yang mengandung serat tinggi dapat mencegah serangan jantung, karena serat dapat membantu menurunkan kadar “kolesterol jahat” LDL; tah hijau dapat mencegah kanker: pepaya dan nanas baik untuk kesehatan pencernaan.

alumniits.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang