Rabu, 31 Maret 2010

Cara Kerja Penyiapan Alat Theodolite

1. Kendurkan sekrup pengunci perpanjangan

2. Tinggikan setinggi dada

3. Kencangkan sekrup pengunci perpanjangan


4. Buat kaki statif berbentuk segitiga sama sisi


5. Kuatkan (injak) pedal kaki statif


6. Atur kembali ketinggian statif sehingga tribar plat mendatar


7. Letakkan theodolite di tribar plat


8. Kencangkan sekrup pengunci centering ke
laser theodolite


9. Atur (levelkan) nivo kotak sehingga sumbu kesatu benar-benar tegak / vertical dengan menggerakkan secara beraturan sekrup pendatar / kiap di tiga sisi alat ukur tersebut.


10. Atur (levelkan) nivo tabung sehingga sumbu kedua benar-benar mendatar dengan menggerakkan secara beraturan sekrup pendatar / kiap di tiga sisi alat ukur tersebut.


11. Posisikan
laser theodolite dengan mengendurkan sekrup pengunci centering kemudian geser kekiri atau kekanan sehingga tepat pada tengah-tengah titi ikat (BM), dilihat dari centering optic.


12. Lakukan pengujian kedudukan garis bidik dengan bantuan tanda T pada dinding.


13. Periksa kembali ketepatan nilai index pada system skala lingkaran dengan melakukan pembacaan sudut biasa dan sudut luar biasa untuk mengetahui nilai kesalahan index tersebut.


mediateknologi.net

Studi Ionosfer Menggunakan GPS

Satelit GPS (misalnya dari tempat jual GPS) memancarkan sinyal-sinyal gelombang elektromagnetik yang sebelum diterima oleh antena receiver GPS akan melewati medium lapisan-lapisan atmosfer yaitu ionosfer dan troposfer. Dalam kedua lapisan ini, sinyal GPS akan mengalami gangguan (bias),

Bias yang disebabkan oleh adanya lapisan troposfer dan ionosfer ini ditambah dengan kesalahan orbit dan waktu akan menyebabkan kesalahan pada ukuran jarak dari satelit GPS ke antena receiver, yang akan menyebabkan kekurang telitian pada penentuan posisi pengamat. Oleh karena itu estimasi besaran bias troposfer dan ionosfer perlu dilakukan untuk memperoleh hasil posisi yang lebih teliti.


Informasi tentang karakteristik ionosfer dalam suatu wilayah, yang biasanya diwakili oleh karakteristik TEC (Total Electron Content), akan sangat berguna untuk beberapa hal, seperti untuk telekomunikasi, penentuan posisi dengan satelit, dan kedirgantaraan [ Abidin,1999 ]. Secara definisi, TEC adalah jumlah elektron dalam kolom vertikal (silinder) berpenampang 1 meter persegi sepanjang lintasan sinyal dalam lapisan ionosfer.


Penentuan TEC dengan
GPS pada dasarnya adalah suatu inverse problem dari penentuan posisi dengan GPS, dalam hal ini dengan menggunakan receiver GPS tipe geodetic dual frekuensi pada titik yang telah diketahui koordinatnya kita akan dapat menghitung besarnya TEC dalam arah pengamatan-pengamatan satelit GPS. Model matematika untuk penentuan TEC dapat diturunkan dari persamaan pengamatan pseudorangge dua frekuensi atau dari persamaan carrier phase dua frekuensi. Dalam hal ini TEC yang dihitung adalah TEC vertikal [Abidin, 1995].


GPS
merupakan tools yang potensial dalam melakukan studi ionosfer dibandingkan dengan teknologi lain yang telah digunakan, misalnya radiosonde. Teknologi GPS (termasuk di tempat jual GPS) memiliki potensi besar untuk menentukan nilai TEC terutama untuk wilayah yang cukup luas dan banyak tertutup air seperti indonesia [ Abidin, 1995 ]


geodesy.gd.itb.ac.id

Pengolahan Data dengan Teknologi Informasi

Tahap pengolahan data sangat menentukan seberapa jauh tingkat keakuratan dan ketepatan data statistik yang dihasilkan. BPS merupakan instansi perintis dalam penggunaan komputer karena telah memulai menggunakannya sejak sekitar 1960. Sebelum menggunakan komputer, BPS menggunakan kalkulator dan alat hitung sipoa dalam mengolah data.

Teknologi komputer yang diterapkan di BPS selalu disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi dan juga mengacu kepada kebutuhan. Personal komputer yang secara umum lebih murah dan efisien telah dicoba digunakan untuk menggantikan mainframe. Sejak 1980-an, personal komputer telah digunakan di seluruh kantor BPS provinsi, diikuti dengan penggunaan komputer di seluruh BPS kabupaten dan kota sejak 1992.


Dengan menggunakan personal komputer, kantor statistik di daerah dapat segera memproses pengolahan data, yang merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari pengumpulan data, kemudian memasukkan data mentah ke dalam komputer dan selanjutnya data tersebut dikirim ke BPS pusat untuk diolah menjadi data nasional.


Pengolahan data menggunakan personal komputer telah lama menjadi contoh pengolahan yang diterapkan oleh direktorat teknis di BPS pusat, terutama jika direktorat tersebut harus mempublikasikan hasil yang diperoleh dari survei yang diselenggarakan.


Pengolahan
data Sensus Penduduk tahun 2000 telah menggunakan mesin scanner, tujuannya untuk mempercepat kegiatan pengolahan data. Efek positif dari penggunaan komputer oleh direktorat teknis yaitu selain lebih cepat, juga dapat memotivasi pegawai yang terlibat turut bertanggung jawab untuk menghasilkan sebanyak mungkin data statistik dan indikator secara tepat waktu dan akurat dibanding sebelumnya. Selain itu, penggunaan computer sangat mendukung BPS dalam menghasilkan berbagai data statistik dan indikator-indikator yang rumit seperti kemiskinan, Input-Output (I-O) table, Social Accounting Matrix (SAM), dan berbagai macam indeks komposit dalam waktu yang relatif singkat.


Pada 1993, BPS mulai mengembangkan sebuah sistem informasi statistik secara geografis khususnya untuk
olah data wilayah sampai unit administrasi yang terkecil yang telah mulai dibuat secara manual sejak 1970. Data wilayah ini dibuat khususnya untuk menyajikan karakteristik daerah yang menonjol yang diperlukan oleh para perumus kebijakan dalam perencanaan pembangunan.


Dalam
olah data, BPS juga telah mengembangkan berbagai program aplikasi untuk data entry, editing, validasi, tabulasi dan analisis dengan menggunakan berbagai macam bahasa dan paket komputer. BPS bertanggung jawab untuk mengembangkan berbagai perangkat lunak komputer serta mentransfer pengetahuan dan keahliannya kepada staf BPS daerah.


Pembangunan infrastruktur teknologi informasi di BPS didasarkan pada tujuan yang ingin dicapai yaitu mengikuti perkembangan permintaan dan kebutuhan dalam pengolahan data statistik; melakukan pembaharuan/inovasi dalam hal metode kerja yang lebih baik serta memberikan kemudahan kepada publik dalam mendapatkan informasi statistik.


babel.bps.go.id

Senin, 29 Maret 2010

Yuk, Ajari Si Kecil Membaca !


Perlu diketahui, anak balita tidak belajar membaca menggunakan matanya, melainkan dengan telinganya. Sebagai orang tua, anda dapat membantunya mengenali huruf dengan mengajaknya berbicara, membacakan buku, mendongeng, bernyanyi, atau bermain tebak kata."memang, untuk menumbuhkan rasa suka membaca pada anak, anda harus menjadi contoh baginya," edward fry.
Dalam bukunya berjudul how to teach reading: for teachers, parents, tutors, edward fry mengatakan, tidak ada yang lebih baik untuk melatih kecerdasan balita kecuali dengan belajar membaca. Karena untuk mengasah otak mereka, pengenalan huruf dan angka sangatlah penting dilakukan para orang tua.
Bahkan, dengan sangat yakinnya, fry mengatakan, mengajarkan anak belajar membaca tidak membutuhkan waktu lama hingga si anak duduk di bangku sekolah. Sejak dini usianya, anak-anak sudah dapat ditularkan nikmatnya membaca. Karena, fry bilang, seorang anak yang tumbuh dengan rasa nikmat dan senang membaca akan lebih cepat memperdalam ilmunya ketimbang yang malas membaca.
Namun toh, fry sadar, tidak selalu mudah untuk bisa mengajar balita membaca. Bagaimana caranya? Fry menggariskan beberapa tips ringan berikut ini:
- dalam perkembangannya, mulai sejak lahir hingga berusia tiga tahun, anak anda lebih mendengarkan kata-kata yang anda dan lingkungan sekitarnya ucapkan sampai akhirnya dia bisa belajar berbicara, membalas sapaan, mendengar dan mengikuti perintah, dan sebagainya. Dari situlah bisa anda camkan, bahwa sebelum mulai bersekolah pun, anda bisa membantunya menyiapkan diri untuk bisa membaca.
- teguhkan prinsip, bahwa semakin banyak buku anda bacakan kepada anak, maka semakin banyak kosa kata dikenalnya dengan baik dan terkuasai. Bermacam dan bervariasinya perbendaharaan kata si anak ini akan memudahkannya mengenal bermacam kata saat mulai dapat membaca.
- sambil membacakan buku, ajak anak anda mengeja. Ambil kata-kata yang mudah dan pendek terlebih dahulu. Setelah menguasai kata-kata yang mudah dan pendek, anda dapat mulai mengajarnya mengeja kata-kata yang lebih panjang.
- jangan terburu-buru membacakan cerita. Tunjuk tiap kata dan tiap huruf kepadanya. Hal ini agar anak mulai bisa mengingat-ingat dan mengenali setiap kata dan huruf yang dilihatnya.
"memang, untuk menumbuhkan rasa suka membaca, anda harus menjadi contoh baginya. Rasa suka membaca sejatinya akan tumbuh jika ia sering melihat orang tuanya membaca buku di dalam kesehariannya," ujar fry.
Nah, sudah siap membantu anak anda bisa membaca?

Http://edukasi.kompas.com

Jumat, 26 Maret 2010

Tips Belajar Mandarin



Belajar suatu bahasa asing tidaklah semudah kita sewaktu masih kecil belajar bahasa ibu kita sendiri. Selain dipengaruhi oleh lingkungan kita berada, maka faktor yang lainnya pun bisa turut menunjang keberhasilan kita dalam menguasai bahasa asing.
Berikut di bawah ini ada beberapa tips untuk dapat belajar mandarin:
1. Jangan pernah ada rasa putus asa untuk belajar mandarin
ini adalah langkah awal untuk memulai belajar sesuatu, karena dengan demikian, segala sesuatunya akan dapat tercapai dengan baik. Begitu pula dengan belajar bahasa mandarin. Banyak orang akan merasa putus asa dan stress di saat pertama kali melihat huruf mandarin dan artinya, yang memang kebetulan bukan huruf abjad, seperti inggris atau indonesia yang mudah diejakan, klo masih belum lancar ikutin aja kursus mandarin. Dapat dikatakan huruf mandarin itu adalah huruf yang harus dihafalkan dan latihan menulis, tidak ada jalan lain. Tetapi, begitu kita dapat menghafalkan beberapa huruf dasarnya beserta artinya, maka untuk proses belajar selanjutnya akan terasa mudah. Oleh karena itu dibutuhkan ketekunan, kerajinan dan jangan pernah putus asa.

2. Jangan bosan-bosan latihan nada ucapan bahasa mandarin
nada ucapan bahasa mandarin itu terdiri dari 5 nada, yaitu nada pertama (tinggi dan panjang), nada kedua (menaik), nada ketiga (menurun sedikit kemudian naik), nada keempat (menurun dan singkat) dan nada kelima (netral). Umumnya yang dipakai adalah nada pertama sampai ke keempat. Masing-masing nada mempunyai arti tersendiri, sehingga jika ***capkan dengan nada yang salah, maka artinya pun akan membingungkan orang yang mendengarkannya. Untuk itu, janganlah bosan-bosan untuk latihan nada bahasa mandarin.

3. Sesering mungkin latihan mendengarkan bahasa mandarin
sering-seringlah mendengarkan bahasa mandarin, baik itu di film, lagu atau rekaman buku latihan pelajaran mandarin. Dengan demikian telinga kita akan terbiasa mendengarkan bahasa mandarin dan kemungkinan besar kita akan dapat mudah mulai mengikuti percakapannya.

4. Perbanyak latihan menulis huruf mandarin
sesulit apapun huruf mandarin, harus tetap sering latihan menulis. Semakin banyak kita latihan menulis, maka semakin mempermudah bagi kita untuk mengingat huruf mandarin dan bahkan artinya. Sebagai informasi tambahan, di dalam era komputersasi ini, maka sebagian besar orang menggunakan komputer untuk mengetik mandarin, jadi tidak sedikit juga orang yang tidak bisa menulis huruf mandarin dengan menggunakan tangannya sendiri.

5. Hafalkan dan latihlah pemakaian susunan pola kalimat bahasa mandarin
susunan pola kalimat bahasa mandarin, tidaklah sesulit inggris yang banyak sekali "tenses". Dalam bahasa mandarin coba deh cek di kursus mandarin, dapat dikatakan tidak ada "tenses" dan sebagian besar susunan pola kalimat bahasa mandarin itu hampir sama dengan bahasa indonesia, sehingga sangat mudah untuk dipelajari


Http://belajarmandarinonline.blogspot.com

Rabu, 24 Maret 2010

Memilih Tenda Yang Sesuai



Tenda yang di jual di pasaran.
Tidak jarang juga pendaki gunung memakai tenda pleton untuk camping untuk di pakai di gunung yang tinggi dan banyak angin, jelas ini tidak cocok. Tidak semua tenda bisa cocok dipakai di gunung, karena di gunung ada banyak faktor yang harus kita perhatikan seperti suhu, angin, kelembaban dan juga hujan.
Dewasa ini pada umumnya produsen perlengkapan camping / tenda membagi produknya kedalam beberapa kategori yang mengarah pada penggunaan tenda / outdoor equipment tersebut, mereka menyebutnya dengan “tenda tiga musim dan tenda empat musim” perbedaan dari kedua type tenda ini terletak pada bahan yang dipakai dan bentuk rangka tendanya.
* untuk tenda 3 musim lebih banyak menggunakan material mesh (jaring) pada bagian dalam tendanya dan rangka tendanya lebih simple ada yang satu frame, dua dan paling tiga frame.
* untuk tenda yang 4 musim atau dikenal juga dengan tenda ekpedisi materialnya lebih baik tidak jarang juga terbuat dari bahan yang breathable dan rangkanya jauh lebih kokoh dengan empat frame bahkan sampe 5 frame yaitu tenda dome.
Tenda dome
Tenda dome
Sudah barang tentu tenda empat musim jauh lebih kokoh dari pada tenda tiga musim karena memang di rancang untuk situasi ekstrem hanya bobotnya lebih berat dari pada tenda tiga musim.untuk pendakian gunung di indonesia kedua type tenda diatas bisa saja dipakai, hanya terkadang untuk tenda tiga musim / tenda pleton, tenda dome perlu diperhatikan lapisan dalamnya terkadang ada yang hampir semua nya terbuat dari mesh (jaring) namun jika rainfly-nya (flysheet) cukup menutupi hingga ke bawah tenda akan cukup membantu menahan angin. Namun jika rainfly-nya pendek sebaiknya jangan pilih tenda tersebut, karena angin dingin akan mudah menerobos kedalam tenda.lain halnya dengan tenda untuk camping.
Tenda camping konstruksinya lebih tinggi dari pada tenda mendaki gunung. Tenda mendaki gunung konstruksinya cenderung lebih rendah. Material tenda camping juga terkadang tidak sebagus tenda mendaki gunung. Jika anda sudah terlanjur membeli tenda untuk camping dan anda akan memakainya naik gunung ada baiknya ada mengikuti tips2 berikut ini.· tambahkan tali-tali pengencang (guylines) pada sisi frame, ini berguna untuk stabilitas dan menambah ketahanan frame tenda dalam menghadapi angin.
Tips pentingnya adalah:
* gunakan tali yang kuat sebagai tali pengencang (guylines) nya.
* tambahkan bagian-bagian yang perlu dipasang pasak tenda
* bawahlah flysheet tambahan jika flysheet tenda anda tersebut terlalu pendek dan tidak sampai menutupi hingga kebawah tenda.

Banyak kecenderungan diatara para pendaki gunung di indonesia untuk mendirikan tenda pleton didaerah yang terlindung untuk menghindari angin, pilihan seperti ini bagus juga akan tetapi sangat tidak dianjurkan jika banyak pohon disekitarnya karena resiko tertimpa pohon yang rubuh oleh angin akan besar sekali. Saya pribadi lebih suka untuk mendirikan tenda di daerah yang terbuka dan bebas dari pohon-pohon, kalaupun harus ngumpet dari angin saya lebih memilih daerah perdu atau semak-semak.
Yang terpenting jika anda mendaki gunung dimusim banyak angin, persiapkanlah perlengkapan camping & tenda anda sebaik mungkin dan pasanglah dengan benar, jangan kendor. Karena memasang tenda dengan kendor akan dengan mudah dirobek oleh badai.
Selamat mendaki, sayangi hutan kita


Http://pecintaalam.com/tenda

Kue Lumpur Kentang



kue lumpur kentang ini enak, nikmat, sedap, lezat dan bergizi.
Bahan-bahan:
- 250 gram kentang yang sudah direbus dan dilumatkan
- 250 gram tepung terigu
- 150 gram gula pasir

- garam secukupnya
- vanili secukupnya
- 50 gram kismis
- 1 butir kelapa santan
- 50 gram mentega yang sudah cair
Cara membuat:
- telur ayam dikocok-kocok dengan gula dan vanili sampai naik mengembang.
- masukkan mentega cair dan aduk sampai rata.
- masukkan tepung trigu, kentang dan santan. Aduk lagi sampai rata.
- panggang adonan kue pada cetakan cara bikang sampai matang



Http://www.inilah.com