Selasa, 24 November 2009

Musik Klasik Perkuat Daya Ingat Si Kecil



Anda patut bersyukur jika selama ini menjadi orang tua yang bisa memberikan pendidikan musik kepada si kecil. Sebuah studi di kanada membuktikan bahwa anak kecil yang belajar musik memiliki daya ingat lebih baik dibanding sebayanya yang tidak mengikuti les atau
kursus musik dan kursus anak.
Studi kursus musik dan kursus anak yang dipublikasikan melalui secara online pada jurnal brain, rabu (20/09/06), menunjukkan setelah setahun belajar musik, seorang anak akan meraih nilai lebih baik dalam tes daya ingat dibanding sesamanya yang tidak belajar musik.
"studi / kursus musik anak ini adalah yang pertama kali menunjukkan bahwa setelah satu tahun belajar musik, otak anak kecil berkembang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak belajar musik," kata laurel trainor, profesor psikologi, ilmu syaraf dan perilaku dari mcmaster university, hamilton, ontario.
Selama setahun, para peneliti melakukan empat kali pengukuran terhadap dua kelompok anak yang berusia empat hingga enam tahun.
Perbedaan perkembangan antara anak yang mengikuti kursus musik dan yang tidak mengikuti ekstrakurikuler musik / kursus musik anak, mulai terlihat pada bulan keempat.
Kedua kelompok menjalani tes musik di mana mereka diminta membedakan antara harmoni, irama dan melodi. Mereka juga menjalani tes daya ingat di mana mereka diminta mendengar angka-angka, mengingatnya lalu mengulang angka tersebut.
Trainor mengatakan, studi-studi sebelumnya telah menyatakan, anak yang belajar musik memiliki kemajuan iq lebih baik dibanding rekannya yang belajar drama.
Studi yang dilakukan trainor adalah yang pertama kali mengidentifikasi efek serupa berdasarkan pengukuran otak pada anak kecil.
Dia mengaku tidak heran jika belajar / kursus musik akan meningkatkan kemampuan mendengar musik."tapi yang sangat menarik, anak yang belajar / kursus musik ternyata juga punya perkembangan daya ingat yang lebih baik termasuk di bidang non-musik seperti kemampuan membaca, kemampuan verbal, matematika dan iq," kata trainor yang mempimpin studi itu. (ant/rtr)




Http://www.kapanlagi.com

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar