Tampilkan postingan dengan label kursus menjahit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kursus menjahit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juni 2010

menjahit teknik dasar

Tentu saja selain ilmu/ketrampilan yang masih tersimpan di otak ini, masih ada beberapa item yang masih aku simpan dari aku dulu belajar kursus menjahit. Salah satunya adalah buku praktik ini. Keliatan jadul ya , norak atau malah kampungan ? Seperti yang anda tahu, membuat pola jahitan itu ada hitung-hitungannya, tidak plek langsung jadi. Disinilah kia diajarkan mulai dari mengukur badan, sampai membuat polanya, tentu setelah dihitung dengan rumus-rumus tertentu. Sebelum kita praktek langsung dengan kain, kita akan menggunakan kertas doslag dulu. Kertas doslag ini akan kita potong dan bentuk mengikuti pola yang telah kita buat, kemudian kita tempelkan sbg ganti dari jahitan, hingga membentuk baju seperti yang kita inginkan. Disini kita akan diajarkan step-by-step menjahit baju, bagian mana yang harus dibuat dan dijahit dahulu, bagaimana cara memotong bahan dll. jadi bagi anda yang ingin bisa menjahit, coba ikutan les menjahit atau belajarlah langsung dari mereka yang bisa jahit, jangan cuma membaca dari buku saja,tapi setidaknya ikutilah kursus menjahit tingkat dasar

Sumber : rumahjahithaifa.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Rabu, 24 Maret 2010

Usaha Kecil Penjahit Rumahan Kian terjepit



Mendung seakan belum sirna bagi para penjahit seperti Deni (36). Pemilik Rees Tailor di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, itu masih harus berhemat lantaran aneka jenis harga barang naik, sementara ongkos jahit tidak bisa dinaikkan. ”Sudah dua tahun terakhir, ongkos jahit tidak naik. Ya, bagaimana mau menaikkan ongkos, wong dengan ongkos yang ada sekarang saja sudah banyak pelanggan yang kabur,” kata Deni.

Pria yang sudah menjadi penjahit sejak tahun 1997 itu memungut Rp 75.000 untuk ongkos menjahit celana panjang, Rp 70.000 untuk kemeja, dan Rp 750.000 untuk jas. Biaya itu belum termasuk harga kain yang akan dijahit. Dengan kondisi itu, produk jahitan dari penjahit Deni harus bersaing dengan pakaian jadi produk industri besar yang harganya semakin murah (Kursus Menjahit)

Apalagi kalau harus diadu dengan harga jual pakaian jadi dari mancanegara yang kini kian menyesaki pasar di dalam negeri. Produk yang masuk itu bukan hanya pakaian baru berharga murah, tetapi juga pakaian bekas impor yang terus membanjiri sejumlah pasar hingga pusat perbelanjaan di Jakarta.

Oleh sebab itu, langganan yang pergi bukan lagi hal aneh bagi mereka. Begitupun ketika langganan yang biasa menjahitkan baju dalam jumlah besar, kemudian mengurangi pesanan mereka. Biasanya mereka bisa mendapatkan pesanan 3-5 jahitan celana dalam sepekan, kini jauh di bawah itu.

Kini para penjahit terpaksa mengencangkan ikat pinggang. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan pelbagai jenis pengeluaran. Pengurangan jumlah tenaga kerja hingga penyempitan ruang kerja sudah dilakukan. Deni, misalnya, sejak tahun 2005 telah menyekat rumah yang dijadikan tempat usaha menjahit tinggal menjadi seperempat ruang. Tiga perempat bagian lainnya dikontrakkan kepada pengusaha konfeksi tas.

Sempat terlintas di benak para penjahit itu untuk mengubah usaha mereka dari penjahit menjadi pengusaha konfeksi, tetapi mereka terbentur dengan modal dan upaya pemasaran produk konfeksi. Namun hal ini tak mengurangi semagat beberapa orang untuk ikut Kursus Menjahit.

Akhirnya, penjahit seperti Deni, Syafi’i, dan Lusi hanya bisa bertahan di tengah gempuran pakaian jadi dengan kondisi seperti saat ini. Satu-satunya andalan para penjahit untuk bertarung di pasar pakaian yang semakin padat ini adalah kerapian jahitan serta kenyamanan pakaian yang dikenakan.

Inilah nasib para penjahit di era pasar bebas. Mereka hidup tanpa perlindungan sama sekali di rimba yang berslogankan ”Yang Kuat, Yang Menang” meskipun mereka berpeluang untuk menciptakan lapangan kerja yang mandiri.

cetak.kompas.com

Rabu, 10 Februari 2010

Cara Menjahit



Belajar menjahit adalah satu proses berperingkat dimulai dengan mempelajari bagaimana mengambil ukuran yang betul. Seperti yang kita tahu bahawa setiap individu mempunyai bentuk tubuh yang tersendiri. Tanpa ukuran yang tepat sudah pasti hasil jahitan tidak menampakkan ciri-ciri persesuaian terhadap badan kita.

Bagi mereka yang baru hendak belajar cara menjahit atau ikut Kursus Menjahit perlu mengetahui cara menderaf pola mengikut ukuran yang tepat. Penyediaan pola memudahkan anda untuk memotong fabrik. Selain dari itu perlu juga memahami ciri-ciri sesuatu fabrik untuk mendapatkan efek yang kreatif. Kepadanan pakaian bergantung kepada pemotongan bahagian-bahagiannya. Bahagian yang tidak seimbang akan menarik perhatian dan sudah tentu tidak selesa memakainya.

Walaubagaimanapun cara menjahit baju kurung atau baju melayu tidak memerlukan pola tetapi sekadar lipat dan potong sahaja. Ini kerana potongan bahagiannya adalah lurus kecuali pada bahagian leher. Yang penting adalah cara jahitan atau teknik menjahit mesti difahami terlebih dahulu.

Jika kita mengikuti prosedur-prosedur cara menjahit yang sistematik dan betul dalam pembuatan pakaian, hasilnya kelihatan cantik apabila ia padan dengan pemakainya. Penambah seri kepada baju seperti jahitan manik dan sulaman menjadi aset dalam industri pakaian kini. Untuk itu cara menjahit manik atau sulaman yang innovatif menjadi sumber bagi mereka yang meminatinya. Mudah-mudahan berguna bagi anda yang baru belajar dan ikut Kursus Menjahit.

CaraMenjahit.com

Minggu, 15 November 2009

Pilih-pilih Tukang Jahit


Bosan dengan pakaian ala departemen store? Saatnya tunjukkan gaya Anda sendiri. Jahit pakaian sesuai selera boleh juga. Tapi pandai-pandai memilih tukang jahit andalan. Penjahit hebat (Kursus Menjahit) bisa mengerti dengan jelas model busana yang Anda inginkan. Yang tentunya sesuai dengan kepribadian Anda. Mereka juga biasanya bisa memberikan solusi terbaik untuk mengubah pakaian lama Anda dengan sedikit sentuhan magis. Tapi tak semua tukang jahit sehebat itu. Tentu saja Anda harus pandai-pandai memilih tukang jahit (kursus menjahit) yang benar-benar bisa diandalkan. Simak dulu tips berikut?

1. Anda bisa meminta rekomendasi dari kerabat atau sahabat dekat Anda. Biasanya tukang jahit (kursus menjahit) yang jempolan punya pelanggan cukup banyak.

2. Berbincang dengan penjahit tentang kemampuan dan pengalaman mereka tak ada salahnya (kursus menjahit). Apakah mereka pernah mengerjakan pesanan khusus seperti gaun pengantin atau kebaya? Pakaian wanita atau pria?

3. Periksa ketepatan waktu sang penjahit. Jika memungkinkan berikan dateline yang tak terlalu mepet dengan kebutuhan Anda. Anda harus memperhitungkan waktu molor yang tidak diharapkan.

4. Perhitungkan juga masalah biaya. Seorang penjahit (kursus menjahit) biasanya akan memberitahukan kepada Anda kebutuhan biaya apa saja yang diperlukan untuk membuat baju tersebut. Hal-hal ini perlu ***raikan sebelum mereka memberikan harga pasti.

5. Untuk desain pakaian, mintalah beberapa contoh karya yang pernah dibuat si penjahit. Bila perlu dapatkan juga nama-nama beberapa pelanggannya (kursus menjahit). Untuk lebih memastikan hasil kerja si penjahit Anda bisa mencari tahu dari pelanggan lain apakah mereka puas dengan hasil kerja si penjahit dan apakah selesai tepat waktu.

6. Bawalah bahan/kain atau gambar model baju yang Anda inginkan sebagai ilustrasi. Jika penjahit enggan mencoba sesuatu yang baru, tanyakan alasannya. Mungkin pandangannya bisa meerubah pendapat Anda.

7. Coba dengarkan pendapat penjahit tentang merombak pakaian yang telah ada. Cocokkan juga dengan harga. Tak masalah bukan membayar sedikit mahal jika hasilnya sangat memuaskan.

8. Sekali cocok, jangan lupa deskripsikan pekerjaan penjahit (kursus menjahit) dalam sebuah kertas cantumkan juga tanggal jadi dan harga agar semua teratur dengan sesuai. Satu lagi jika diperlukan Anda boleh minta jadwal untuk melakukan fitting. Mungkin dengan demikian kesalahan yang terjadi bisa diminimalis.

detikhot.com

Senin, 09 November 2009

6 Hal Kenapa Anda Harus Bisa Menjahit



Berikut ini adalah 6 hal yang bisa anda lakukan untuk menghemat uang anda jika anda bisa belajar menjahit baju.

1. Perbaiki pakaian anda sendiri
Mungkin hal ini terdengar berlebihan, tapi banyak orang yang teralu cepat “membuang” baju rusak atau robek meskipun mereka bisa menjahit, mungkin karena mereka berpikir hal tsb tidak sebanding. Memperbaiki pakaian lama mungkin tidak semenarik membuat pakaian baru, tapi hal ini bisa menghemat uang anda.
2. Membuat pakaian baru dari pakaian lama anda
Jadi anda mau sesuatu yang baru dan menarik ? Daripada menghabiskan uang anda untuk membeli bahan baru, coba cari pakaian lama anda dan lihat lah barangkali anda bisa memperbaharuinya dengan belajar menjahit
3. Buat hadiah untuk orang yang anda kasihi
Setiap orang sangat menghargai hadiah yang dibuat sendiri dan memiliki sentuhan pribadi. Terlebih lagi, hadiah seperti ini bisa kita pas/belajar menjahit sesuai dengan bentuk tubuhnya dan bisa kita sesuaikan dengan selera pribadi (misal warna,model dan aksen). Dan tentu saja hal ini akan menghemat uang anda, karena lebih murah daripada membeli hadiah yang sangat eksklusif.
4. Membuat tangan anda sibuk
Ya, belajar menjahit baju akan membuat tangan anda sibuk, sehingga bisa mengurangi atau menghilangkan kebiasaan-kebiasan buruk anda yang boros seperti makan coklat, makan cemilan, ngerumpi dan nonton sinetron.
5. Membantu teman anda
Karena tidak semua orang bisa menjahit baju, anda bisa membantu teman anda dengan keahlian anda, misal mengganti resleting celana mereka yang jebol. Dengan begitu jalinan persahabatan anda akan semakin erat.
6. Menghasilkan uang
Dengan keahlian menjahit baju, anda bisa menghasilkan uang, ya seperti yang aku lakukan dengan rumahjahithaifa.com ini.

Senin, 02 November 2009

Tips Memilih Kursus Murah



Jenis kursus

ini pertimbangan utama yang harus anda tentukan lebih dahulu, baik untuk kursus keterampilan maupun kursus peningkatan kompetensi, misalnya kursus salon. Misalnya jika anda ingin mengikuti kursus misalnya keterampilan bahasa dalam waktu singkat, anda dapat memilih program regular.

Biaya

hal lain yang juga perlu anda pertimbangan adalah biaya. Pikirkan biaya yang paling pas dengan kondisi keuangan anda. Biasanya tempat kursus salon dengan fasilitas dan kualitas yang bagus biayanya memang mahal. Tapi jika dibandingkan dengan ilmu yang anda dapatkan, biaya yang dikeluarkan tentu tidak terlalu berarti.

Pengajar

poin yang satu ini amat penting bagi anda yang ingin cari tempat kursus. Karena tanpa pengajar yang bagus, mustahil anda dapat mencerna pelajaran dengan baik. Untuk itu, cari informasi tempat kursus mana saja yang pengajarnya berkualitas cthnya kursus salon. Anda bisa bertanya pada teman-teman yang lebih dahulu kursus. Bisa juga anda cari lewat media online atau media cetak yang menyajikan informasi tersebut.

Fasilitas

belajar dengan fasilitas yang lengkap dan mempermudah proses belajar memang asyik. Misalnya tempat kursus itu dilengkapi dengan kelas yang nyaman dan ber-ac, perpustakaan yang lengkap, dan ruangan audio visual. Biasanya dengan fasilitas ini belajar pun tambah semangat dan enjoy.

Jumlah siswa

belajar bersama di kelas memang seru. Tapi ingat, kalau terlalu banyak anda malah sulit konsentrasi. Kalau bisa, belajarlah dengan jumlah siswa paling banyak 10 atau 15 orang. Jumlah ini cukup ideal untuk belajar di kelas, tidak kebanyakan dan tidak terlalu sedikit.

Lokasi

kalau bisa pilihlah tempat kursus salon yang lokasinya tidak terlalu jauh dari kantor atau tempat tinggal anda. Sehingga anda mudah menjangkaunya dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di jalan. Tempat yang jauh dikhawatirkan akan menghabiskan waktu dan energi anda.

Waktu

aturlah waktu kursus salon anda sedemikian rupa. Kalau bisa pilihlah waktu kursus di saat libur seperti sabtu dan minggu.
Maksudnya agar tidak bentrok dengan waktu kerja anda. Bisa juga anda pilih waktu setelah jam kantor, misalnya jam 7 sampai 9 malam. Dengan catatan, fisik dan energi anda masih cukup kuat untuk menjalani kursus setelah seharian bekerja.



http://www.portalhr.com/

Kamis, 29 Oktober 2009

Tips Memilih Tempat Kursus Untuk Anak Anda


Saat ini sudah banyak sekali kursus yang tersedia untuk para putra putri anda yang bermunculan mulai dari masih balita hingga menginjak remaja. Mulai dari kursus musik , kursus olahraga, kursus lukis sampai kursus bahasa dan kursus lainnya. Berikut ini tips untuk memilih kursus anak bagi anak anda.


Jenis kursus
ini pertimbangan utama yang harus anda tentukan lebih dahulu, baik untuk kursus keterampilan seperti
kursus musik maupun kursus peningkatan kompetensi. Misalnya jika anda ingin mengikuti kursus misalnya kursus komputer, kursus lukis, kursus bahasa inggris, kursus musik anak dan lainya dalam waktu singkat, anda dapat memilih program kursus.

Biaya kursus
hal lain yang juga perlu anda pertimbangan adalah biaya. Pikirkan biaya yang paling pas dengan kondisi keuangan anda. Biasanya tempat kursus dengan fasilitas kursus dan kualitas yang bagus biayanya memang mahal. Tapi jika dibandingkan dengan ilmu yang anda dapatkan, biaya
kursus musik anak yang dikeluarkan tentu tidak terlalu berarti.
Pengajar ( guru kursus )
poin yang satu ini amat penting bagi anda yang ingin cari tempat kursus. Karena tanpa pengajar yang bagus, mustahil anda dapat mencerna pelajaran dengan baik. Untuk itu, cari informasi tempat kursus mana saja yang pengajarnya berkualitas. Anda bisa bertanya pada teman-teman yang lebih dahulu kursus. Bisa juga anda cari lewat media online atau media cetak yang menyajikan informasi tersebut.
Fasilitas
belajar dengan fasilitas yang lengkap dan mempermudah proses belajar memang asyik. Misalnya
tempat kursus cthnya tempat kursus musik itu dilengkapi dengan kelas yang nyaman dan ber-ac, perpustakaan yang lengkap, dan ruangan audio visual. Biasanya dengan fasilitas ini belajar pun tambah semangat dan enjoy.

Jumlah siswa
belajar bersama di kelas memang seru. Tapi ingat, kalau terlalu banyak anda malah sulit konsentrasi. Kalau bisa, belajarlah dengan jumlah siswa paling banyak 10 atau 15 orang. Jumlah ini cukup ideal untuk belajar di kelas, tidak kebanyakan dan tidak terlalu sedikit.

Lokasi kursus
kalau bisa pilihlah
tempat kursus cthnya tempat kursus musik yang lokasinya tidak terlalu jauh dari kantor atau tempat tinggal anda. Sehingga anda mudah menjangkaunya dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di jalan. Tempat yang jauh dikhawatirkan akan menghabiskan waktu dan energi anda.

Waktu
aturlah waktu
kursus anda sedemikian rupa. Kalau bisa pilihlah waktu kursus di saat libur seperti sabtu dan minggu. Maksudnya agar tidak bentrok dengan waktu kerja anda. Bisa juga anda pilih waktu setelah jam kantor, misalnya jam 7 sampai 9 malam. Dengan catatan, fisik dan energi anda masih cukup kuat untuk menjalani kursus setelah seharian bekerja.



Source : http://www.portalhr.com