Senin, 12 Juli 2010

Bagaimana Rumah Minimalis Dengan Arsitektur Modern


Perkembangan rumah minimalis sangat dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup masyarakat urban (menengah atas) yang serba praktis. Ini membedakan dengan bangunan rumah sehat sederhana (RSS) yang semuanya dibangun atas keterbatasan yang ketat, baik lahan maupun dana. Kualitas bangunan RSS jelas berbeda jauh dengan rumah minimalis.

Rumah minimalis mensyaratkan hemat bahan tanpa mengurangi kualitas bangunan, bentuk bangunan geometris, garis-garis bidang lurus tegas, terlihat kaku, dan titik-titik pertemuan menyudut. Rumah tampil dengan bentuk seperti kotak dengan atap miring segi tiga tegak lurus. Bentuk rumah tidak nyeleneh-nyeleneh, tetap sangat menonjolkan bentuk dasar arsitektur bangunan yang tegas.

Bentuk bangunan proporsional, di mana pembagian bidang lantai, dinding, dan atap terlihat seimbang. Rumah minim ornamen, terutama profil ukir- ukiran. Bentuk kusen dan daun jendela dan pintu segi empat yang membuat penampilan rumah terlihat tegas.

Pembagian ruang sangat efisien, fungsional, dan jelas hierarkinya. Penghuni maupun tamu dapat mudah mengenali fungsi-fungsi ruang. Penempatan jendela, pintu, dan skylight bertujuan memasukkan cahaya dan udara secara tepat dan optimal pada seluruh ruangan sehingga pemakaian lampu dan alat pengondisi udara, terutama di pagi dan siang hari, dapat ditekan seminimal mungkin.

Bagi yang memiliki lahan terbatas, ruang digunakan multifungsi. Penggabungan fungsi- fungsi ruang, seperti teras dan ruang tamu; ruang tamu dan ruang keluarga; ruang keluarga, ruang makan dan dapur; teras belakang, ruang makan dan ruang belajar, merupakan konsekuensi dari perubahan dari gaya hidup masyarakat urban. Rutinitas kerja yang menyita waktu di luar rumah membuat fungsi ruang-ruang dimanfaatkan secara optimal, tidak ada ruang mati.

Pemakaian bahan sangat efisien, praktis, ringan tapi kokoh, dan berteknologi tinggi. Beton ekspos polos atau bertekstur pada dinding rumah, jendela kaca lebar sedikit atau bahkan tanpa sambungan. Dinding kaca yang dikombinasikan dengan air membuat tirai dinding air yang cantik, dan mendinginkan ruangan. Dinding seperti ini juga tengah menjadi tren di mana- mana. Rangka bangunan dari beton hingga baja. Atap mulai dari genteng tanah liat, sirap, hingga pelat baja. Bentuk tangga melayang dari pelat dan tali baja, beton ringan, hingga tangga lipat yang dapat disimpan ke atap.

Bahan kayu polos tanpa ornamen, hanya dipelitur atau dicat, tetap banyak digunakan untuk kusen dan daun pintu dan jendela. Kusen dari aluminium yang tahan lama juga sudah banyak digunakan. Pagar rumah juga dirancang memperkuat kesan minimalis dari beton bertekstur, tembok daun sirih (potongan batu kali disusun bertingkat), hingga pagar tanaman yang memperlembut kekakuan bangunan.

Perabotan rumah sebaiknya mengikuti bentuk dasar geometris bangunan, sehingga kursi, sofa, meja, lemari, dan dipan berbentuk segi empat polos, tanpa ornamen profil ukiran. Kursi, meja, dan lemari yang penuh ukiran pun terasa menjadi tidak nyaman. Perabotan sofa dari kulit dan metal dengan warna gelap serta meja kaca segi empat menghiasi ruang tamu dan ruang keluarga. Secara keseluruhan, ruangan diisi dengan perabotan yang sangat efisien dan fungsional saja.

http://artikellama.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar