Selasa, 17 Januari 2012

5 Cara Mengetes Kelayakan Saat Membeli Mobil Bekas






Mobil Bekas - Untuk anda yang sangat ingin memiliki mobil dengan berbagai alasan namun budget yang dimiliki sangat terbatas, mungkin solusinya adalah mobil bekas, meskipun bergelar mobil bekas namun tidak berarti semua mobil bekas berkatagori jelek dan tidak layak pakai.

Pada kenyataanya banyak mobil bekas masih dalam kondisi bagus dalam artian mobil tersebut masih layak pakai baik dari sisi mesin maupn body, namun tidak menutup kemungkinan mobil bekas yang cacat dan tidak layak pakai masih sering anda jumpai.
Dalam perburuan mobil bekas yang terpenting adalaha proses pemilihan yang menjadi kunci sukses seseorang mendapatkan mobil bekas dalam kondisi bagus dan tentu saja dengan harga yang mini.

Berikut ini bebebarap tips sederhana yang dapat anda lakukan saat membeli mobil bekas.

Cek kondisi Setir
Apakah setir bergetar pada kecepatan tertentu biasanya penyakit ini disebabkan roda depan sudah tidak balans. Jika getaran itu juga dirasakan di bangku driver, kemungkinan roda belakang juga tidak balans. Jadi, balanskan keempat roda.

Cek sokbreker mobil bekas
Caranya Ketika melindas gundukan, mobil memantul lebih dari dua kali. Coba gunakan kecepatan antara 10 km/jam sampai 15km/jam untuk melindas gundukan berikutnya. Bila ayunan berulang kali, disebabkan keausan atau kerusakan sokbreker.
Anda bisa memeriksa kondisi fisiknya setelah test drive. Dengan mengganti sokbreker baru dengan kisaran harga Rp 1-2 juta, masalah ini bisa tuntas.

Sejak kecepatan rendah, mobil terasa bergoyang
Jika Anda merasakan goyang bodi selaras dengan setir, bisa jadi salah satu pelek roda depan sudah peyang. Namun jika pelek roda belakang yang peyang, biasanya goyangan begitu terasa jika duduk di bangku belakang.

Arah setir yang tidak stabail pada jalan lurus
Kemungkinan setir pernah dilepas dan ketika pemasangan kembali, posisi roda kemudi tidak lurus. Sehingga tidak selaras dengan arah ban. Kemungkinan lain adalah masalah sudut-sudut keselarasan roda. Dengan melakukan wheel alignment (spooring) di bengkel, masalah ini bisa dihilangkan.

Terdengar suara berdengung dari roda
Penyebabnya ada dua, bisa karena desain kembang ban yang cukup besar. Jenis ini biasanya untuk medan off-road
Coba periksa kondisi ban depan dengan meraba bagian pinggir tapaknya secara perlahan dalam dua arah. Namun hati-hati jika ada benang baja yang sudah keluar atau benda tajam lain. Ketika diraba ke satu arah terasa mulus, tapi saat berbalik arah Anda mendapati kembang ban lebih tajam atau kasar, kondisi ini bisa menimbulkan dengung.

Penyebab lain ban mendengung, kondisi laher roda yang kurang bagus, suaranya tidak sekeras dengung akibat kembangan ban yang besar. Tapi cukup mengganggu kuping.

Sumber:kompas.com


Info Terkait:



Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar